Pendahuluan

PENDAHULUAN

             Perkembangan teknologi yang terus meningkat dengan cepat, mempengaruhi laju kebutuhan manusia atas informasi, terlebih disuatu organisasi atau perusahaan. Informasi terus mengalir dan jumlahnya semakin lama semakin meningkat seiring dengan jumlah permintaan, serta jumlah data yang semakin banyak. Selain itu penggunaan database dalam suatu perusahaan dan organisasipun semakin banyak terlebih dengan adanya sistem jaringan. Database dapat didistribusikan dari satu komputer ke komputer lain. Jumlah arus pemakaipun meningkat seiring besarnya organisasi atau perusahaan.

            Organisasi maupun perusahaan membutuhkan sistem informasi untuk mengumpulkan, mengolah dan menyimpan data serta menyalurkan suatu informasi. Berkembangnya sistem informasi dari waktu ke waktu telah menghasilkan banyak informasi yang semakin kompleks. Kompleksnya informasi tersebut disebabkan oleh banyaknya permintaan, jumlah data serta tingkat iterasi perintah SQL dalam suatu program..

             Pemanfaatan teknologi informasi oleh organisasi atau perusahaan secara garis besar bertujuan untuk memudahkan pelaksanaan proses bisnis dan meningkatkan kemampuan kompetitif. Melalui teknologi informasi, diharapkan proses bisnis perusahaan dapat dilaksanakan lebih mudah, cepat, efisien dan efektif. Penggunaan teknologi jaringan didalam suatu organisasi ataupun perusahaan menjadi hal yang biasa. Didalam suatu sistem jaringan sekarang ini banyak organisasi ataupun perusahaan yang telah menerapkan database terdistribusi untuk sistem databasenya.

Database terdistribusi merupakan sebuah database yang berada dibawah kontrol DBMS sentral dimana tempat penyimpanan tidak terpusat ke suatu CPU tetapi mungkin disimpan di multiple komputer dalam lokasi fisik yang sama atau disebarkan melalui jaringan komputer yang saling terkoneksi.

tp1

Gambar 1. Arsitektur Distributed Database

            Gambar diatas, merupakan gambaran arsitektur database yang terdistribusi. Dimana didalam sistem database terdistribusi ini memungkinkan beberapa terminal terkoneksi dalam suatu sistem database. Dan masing-masing terminal ini bisa mengakses atau memperoleh data dari database baik yang ada dikomputer pusat maupun dikomputer lokal ataupun database yang satu dengan database yang lain. Database terdistribusi juga mempunyai keunggulan seperti dapat merefleksikan struktur organisasi, otonomi lokal. Kesalahan dalam satu fragmen tidak akan mempengaruhi database keseluruhan. Adanya balancing database didalam server dan sistem dapat dimodifikasi tanpa mempengaruhi modul lain.

         Untuk itu, penyimpanan data pada tabel SQL server dalam sebuah distributed database, merupakan langkah praktis yang dilakukan banyak kalangan saat ini. Bagi instansi tertentu proses penyajian data haruslah cepat, misalnya pada google.com dimana penyajian data yang diinginkan oleh kosumen haruslah dengan cepat berada pada tampilan display, padahal tidak sedikit data yang harus dikeluarkan. Pada dasarnya penyajian data dari tabel memerlukan waktu proses yang sesuai dengan banyaknya data yang akan di tampilkan. Penggunaan cara konvensional pada dasarnya adalah cara praktis, karena tidak membutuhkan pengeditan bila data di database bertambah, namun apakah kecepatan tampilan akan lama bila data yang ditampilkan banyak.